RSS

UAS PAEDAGOGI TA 2011/2012


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

6 komentar:

psipddk3sks mengatakan...

1. Coba baca buku referensi halaman 103 paragraf 2. Ada pernyataan bahwa 'kekuatan paedagogi ilmiah adalah membuat pembelajaran semakin praktis dilihat dari prima konsep teoritis'. Silahkan beri argumentasi anda tentang hal di atas berkaitan dengan fenomena micro teacning yang anda lakukan.

Karin Natalia Ambarita mengatakan...

Menurut saya bahwasanya pengaplikasian ilmu paedagogi itu semuanya berasal dari teori teori yang sudah ada sebelumnya.Paedagogi yang abstrak harus mampu menjelmakan sesuatu menjadi sesuatu yang kongkret, paedagogi tidak sekedar harus dipahami, melainkan juga bagaimana cara mengaplikasikannya. tidaklah mungkin ilmu paedagogi itu dipraktekan/diaplikasikan jika tidak ada teori yang mendasarinya dan dalam melakukan proses mikro teaching kami juga harus mempunyai sesuatu yang diajarkan pada murid murid yang kesemuanya itu berlandaskan teori yang ada.contohnya tugas micro teaching yang sudah kami lakukan,nah sebelum melakukan micro teaching, kami sudah harus mengetahui teori teori tentang paedagogi.misalnya apa itu paedagogi serta kami juga harus mengetahui teori teori lain yang mendukung prosses micro teaching kami.semua teori yang kami gunakan terangkum dalam "landasan teori". ada 4 teori yang kami gunakan dalam proses microteaching ini yang pertama teori teori pengajaran paedagogi modern. Paedagogi Modern memandang bahwa proses mengajar itu tidak hanya focus pada pendidik saja, tetapi juga focus pada peserta didik.teori yang kedua pendekatan 4P (proses,produk,pribadi,press) yang menjelaskan mengenai pembentukan kreatifitas serta pengembangan anak secara maksimal. Teori yang ketiga Pedagogi Ideal-Spiritual Karakteristik,teori ini mengemukakan bahwa pembentukan kepribadian yang ideal bukan hanya berdasarkan keilmuan semata, melainkan juga berdasarkan factor spiritual dan Kreatifitas seseorang dan teori terakhir yang melandasi proses micro teaching kami adalah learned centered,kami menggunakan teori ini karena kami memberi focus proses pengajaran itu ada pada peserta didik, dan bukan pada kelompok.

psipddk3sks mengatakan...

2. Lalu apakah keempat teori yang menjadi dasar perencanaan micro teaching tersebut memiliki relevansi dengan daftar pertanyaan di halaman 112? Coba jelaskan.

Karin Natalia Ambarita mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Karin Natalia Ambarita mengatakan...

pertanyaan pertanyaan strategis(hal 112)yang berkaitan dengan masalah paedagogi harus dimiliki dan dibahas oleh seorang guru untuk menjadi guru yang efektif.keempat teori yang dijadikan dasar dalam micro teaching memiliki kaitan dengan pertanyaan pertanyaan strategis tersebut karena dalam memecahkan/ menjawab pertanyaan pertanyaan tersebut kita harus tahu bagaimana cara mengajar yang efektif.pengetahuan kita akan cara mengajar yang efektif diperoleh dan dikempangkan dari keempat teori yang digunakan.

Karin Natalia Ambarita mengatakan...

Guru memiliki tugas tambahan untuk mendorong, memfasilitasi dan merangsang munculnya proses, membantu meyakinkan bahwa hal itu berkembang dalam arah yang menarik dan produktif bagi siswa maksudnya adalah kalau guru tidak hanya memberikan bahan materi kepada siswa/peserta didik tidak hanya mendengarkan dan melihat guru mengajar (bersifat pasif) tetapi guru juga bertugas untuk memberikan stimulus agar siswa dapat berperan aktif dalam kegiatan belajar mengajar. Pemberian stimulus ini dapat mendorong siswa agar berpatisipasi dalam kegiatan pembelajaran. bedasarkan teori Pedagogi Ideal-Spiritual Karakteristik yang mengemukakan bahwa pembentukan kepribadian ya ng ideal bukan hanya berdasarkan keilmuan semata. bagaimana cara guru mendorong,memfasilitasi dan merangsang peserta didik dapat membentuk kepribadian siswa, kepribadian itu tidak hanya dibentuk melalui materi yang diajarkan peserta didik.tetapi dalam mendorong,memfasilitasi dan merangsang peserta didik guru juga harus memiliki cara cara tertentu dimana cara cara ini disesuaikan dengan pesertadidiknya dan guru yang mampu mendorong,memfasilitasi dan merangsang peserta didik merupakan guru yg efektif dimana guru tersebut mampu membuat peserta didik lebih produktif dan tertarik akan materi yang diajarkan.
Menurut saya hal hal ini sudah kami lakukan pada saat melakukan proses micro teaching misalnya dalam hal memfasilitasi kami sebelumnya sudah menyediakan alat alat yang dibutuhkan dalam menyampaikan materi misalnya kertas, pensil warna,kertas origami dan sebagainya.dalam hal mendorong peserta didik kami menanyakan beberapa pertanyaan misalnya “apakah adik adik penah menggambar sebelumnya?” dan dalam hal merangsang, kami memberikan gambaran dalam mengerjakan materi yang kami ajarkan misalnya pada saat melipat origami kami membimbing siswa dengan perlahan agar mereka dapat menyelesaikan lipatan origami dan membuahkan hasil.

Posting Komentar